Gubernur Koster Serahkan Bantuan Pascabanjir Bandang Kepada Warga di Buleleng

0
7
Gubernur Bali Wayan Koster serahkan bantuan ke korban banjir bandang Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, Denpasar, Senin 16/3/2026. ANTARA/Ho-Pemprov Bali

INFODENPASAR, Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menyalurkan bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kepada korban banjir bandang yang terjadi pada 6 Maret 2026 di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng.

“Total nilai Rp1.263.000.000, bantuan tersebut bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan pascabencana,” ucap Gubernur Koster dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Senin (16/03/2026).

Bantuan Pemprov Bali menyasar 50 penerima manfaat di Desa Banjar, mencakup perbaikan rumah warga, penguatan ekonomi, perbaikan fasilitas umum, perbaikan tempat ibadah, serta santunan bagi keluarga korban meninggal dunia.

Gubernur Bali merinci dari total nilai bantuan tersebut sebanyak Rp435 juta diberikan untuk perbaikan rumah, untuk 31 rumah yang mengalami kerusakan yang terdiri dari delapan rumah rusak berat, 20 rumah rusak sedang, dan tiga rumah rusak ringan.

Untuk bantuan penguatan ekonomi, lanjutnya, Pemprov Bali menyalurkan bantuan perbaikan sarana usaha, seperti kandang kambing dan kandang ayam milik warga di Kabupaten Buleleng itu senilai Rp15 juta.

“Dalam rangka memulihkan layanan dasar masyarakat, bantuan sebesar sekitar Rp726 juta dialokasikan untuk perbaikan instalasi jaringan air bersih di 12 titik yang tersebar di sejumlah desa, selain itu perbaikan dua tempat suci yang terdampak banjir mendapat bantuan total Rp42 juta,” ujarnya.

Gubernur Koster juga menyerahkan santunan kepada ahli waris tiga korban meninggal dunia dengan masing-masing sebesar Rp15 juta.

Ia berharap penyaluran bantuan dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak sehingga aktivitas warga dapat segera kembali normal.

Tak hanya menyerahkan bantuan Gubernur Koster turut meninjau langsung dampak kerusakan atas bencana banjir yaitu di area SD Negeri 5 Banjar.

Ia menemukan kondisi kelas, ruang guru, perpustakaan, dan fasilitas lain di sekolah tersebut, tampak terendam air hingga nyaris menyentuh plafon.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bali menyerap masukan para kepala sekolah dan guru terkait langkah-langkah percepatan pemulihan sarana pendidikan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.

Koster menyatakan Pemprov Bali akan membantu pemenuhan kebutuhan sarana belajar melalui dana gotong royong ASN Pemprov Bali yang telah tersedia.

Ia juga telah meminta Kepala Desa Banjar bersama pihak sekolah untuk segera menghitung kebutuhan mendesak seperti papan tulis, buku pelajaran, meja, serta perlengkapan lainnya.

“Data kebutuhan itu diharapkan bisa terkumpul dalam beberapa hari sehingga bantuan dapat segera disalurkan,” ucap Koster.

Untuk solusi jangka panjang, ia mengusulkan pembongkaran bangunan sekolah yang terdampak banjir dan kemudian dibangun kembali menjadi gedung bertingkat.

Langkah itu dinilai penting mengingat lokasi tersebut beberapa kali dilanda banjir akibat meluapnya aliran sungai sekitarnya.

“Ini solusi jangka panjang, nanti perencanaan teknisnya dirancang oleh Bupati Buleleng jika membutuhkan dukungan dari pemprov, akan kami bantu melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK),” kata Koster.

Selain itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) juga diminta untuk melakukan normalisasi sungai sebagai upaya mitigasi banjir pada masa mendatang.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Kantor Berita ANTARA