Presiden Prabowo: TNI Siap Jaga Rakyat di Tengah Dunia yang Penuh Gejolak

0
7
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita (kedua kiri), Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali (kedua kanan), dan Kepala Staf Angkatan Udara Mohamad Tonny Harjono (kanan) memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Peringatan HUT ke-81 TNI mengusung tema TNI Kuat Bersama Rakyat Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/bar (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

INFODENPASAR, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengatakan kondisi dunia saat ini penuh dengan gejolak dan ketidakpastian, namun ada TNI yang akan selalu berada di garis depan untuk menjaga keselamatan dan kepentingan rakyat Indonesia.

Dalam peringatan HUT Ke-81 TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (05/10/2026), Presiden menyampaikan situasi global menunjukkan berbagai negara masih menghadapi tantangan yang berat.

Karena itu, Indonesia harus memiliki kekuatan pertahanan yang mampu menjaga kedaulatan sekaligus memberikan rasa aman.

“Kita membangun TNI adalah untuk itu. Untuk membela diri, untuk menjaga rakyat kita,” kata Prabowo.

Presiden mengingatkan situasi dunia saat ini penuh gejolak dan ketidakpastian. Menurutnya, Indonesia tidak dapat mengetahui kapan ancaman terhadap negara akan menjadi nyata.

Ia juga menekankan bahwa ancaman terhadap Indonesia saat ini tidak hanya datang dalam bentuk serangan fisik. Ancaman dapat muncul melalui serangan siber hingga penyebaran disinformasi.

“Sekarang ancaman tidak hanya fisik. Kita bisa diserang dan sudah mulai diserang, melalui siber, melalui disinformasi, melalui berita-berita bohong yang selalu ingin Indonesia dipecah belah, yang selalu ingin Indonesia gaduh,” ujarnya.

Untuk itu, Prabowo menegaskan TNI harus terus dipersiapkan untuk menghadapi berbagai bentuk ancaman tersebut demi menjaga keselamatan rakyat dan kepentingan nasional.

Menurutnya, kekuatan pertahanan Indonesia harus terus dibangun agar negara memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai kemungkinan di tengah perubahan geopolitik dunia.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia / Genta Tenri Mawangi
Editor: Benardy Ferdiansyah

Kantor Berita ANTARA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here