Menko Pangan: Pemerintah Siapkan 1 Juta Ton Beras Bagi 33,2 Juta Warga

0
2
Menko Pangan Zulkifli Hasan saat melakukan monitoring terkait penyaluran bantuan pangan periode Oktober–Desember 2026 di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (6/10/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra/aa.

INFODENPASAR, Kendari – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyiapkan bantuan beras sebanyak 1 juta ton untuk 33,2 juta penerima manfaat dari kalangan warga kurang mampu yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 4.

“Jadi kami siapkan bantuan beras 1 juta ton atau 1 miliar kilogram untuk 33,2 juta penerima,” kata Menko Pangan Zulkifli Hasan saat memonitor penyaluran bantuan pangan periode Oktober–Desember 2026 di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (06/10/2026).

Dia menyebutkan bahwa bantuan beras satu juta ton ini disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kurang mampu utamanya beras.

Ia menjelaskan, langkah ini diambil untuk menumbuhkan rasa optimisme di tengah masyarakat seiring mulai merangkaknya harga beras, serta menindaklanjuti arahan presiden. Kebijakan tersebut telah dilaporkan kepada Presiden dan mendapatkan persetujuan melalui surat resmi dari Menteri Sekretaris Negara.

“Sudah keluar surat persetujuan melalui Menteri Sekretaris Negara, yaitu bantuan pangan 1 juta ton,” ujarnya..

Bantuan pangan ini, lanjut Zulkifli Hasan, disasarkan kepada 33,2 juta warga di seluruh Indonesia dari kelompok desil 1 hingga desil 4. Mengingat bantuan pangan sebelumnya dijadwalkan selesai pada September, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang dan menambah penyalurannya.

“Adapun teknis penyaluran bantuan ini akan diberikan sebanyak 10 kilogram per bulan untuk jangka waktu tiga bulan, yang akan dirapel sekaligus untuk periode Oktober, November, dan Desember dengan total 30 kilogram per penerima manfaat,” jelasnya.

Dia mengungkapkan terkait bantuan 1 juta ton pangan pihaknya meminta Bulog dan pemda segera menyalurkan untuk membantu kebutuhan masyarakat. Apalagi, harga beras premium yang mahal dan sulit karena banyak sawah petani yang gagal panen terdampak musim kemarau.

Zulkifli Hasan juga telah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan dan saat ini tinggal menunggu proses pencairan anggaran yang diperkirakan selesai dalam waktu satu hingga dua hari ke depan untuk urusan administrasi.

“Saya kira seminggu dua minggu ini Bulog sudah mulai mendistribusikan seluruh bantuan-bantuan pangan yang saya sebutkan tadi. Ini yang pertama yang darurat, Pak. Ini kategorinya darurat karena musim kemarau,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya sektor pertanian dan pangan bagi kesejahteraan masyarakat luas, serta mengajak para kepala daerah mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota untuk terus mensyukuri dan memprioritaskan sektor tersebut demi menjaga stabilitas pangan di daerah.

Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra
Editor: Faisal Yunianto

Kantor Berita ANTARA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here