Cuaca Ekstrem di Eropa Dorong Wisman Prancis Berlibur di Bali

0
7
Kepala Dispar Bali I Wayan Sumarajaya di Denpasar, Kamis (8/10/2026). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

INFODENPASAR, Denpasar – Dinas Pariwisata (Dispar) Bali menyatakan cuaca ekstrem dan libur musim panas di Eropa menjadi faktor utama lonjakan wisatawan mancanegara asal Prancis hingga mampu melampaui India pada Agustus 2026.

“Dari analisis kami, yang bisa kita lihat adalah karena bertepatan dengan libur musim panas di Eropa termasuk Prancis, kemudian juga dari informasi yang kami peroleh bahwa ada kondisi cuaca ekstrem atau panas di wilayah Prancis,” kata Kepala Dispar Bali I Wayan Sumarajaya di Denpasar, Kamis (08/10/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, kunjungan wisman Prancis pada Agustus 2026 mengalami lonjakan signifikan sebesar 20,42 persen dengan total mencapai 41.937 kunjungan.

Pencapaian tersebut mengantarkan Prancis menduduki peringkat ketiga dan menggeser posisi India yang mencatatkan 34.837 kunjungan di urutan keempat.

Berdasarkan data BPS Bali, posisi puncak kunjungan bulanan masih dipegang oleh Australia dengan 161.258 kunjungan, disusul Tiongkok di posisi kedua dengan 47.613 kunjungan, serta Inggris di posisi kelima dengan 32.928 kunjungan.

“Sehingga, mungkin warga Prancis memilih untuk berlibur ke luar negeri ya, mungkin dua hal tersebut yang bisa saya sampaikan kenapa ada lonjakan dari wisman Prancis,” ujar Sumarajaya.

Karakteristik kedatangan wisman Prancis dan Eropa pada umumnya sangat menggemari destinasi yang menawarkan keindahan alam, selaras dengan kekayaan atraksi kebudayaan lokal.

Adapun penyebaran lokasi liburan para wisman Prancis tersebut terpantau merata di berbagai sentra pariwisata populer termasuk kawasan Kuta, Seminyak, Canggu, hingga Ubud.

Sumarajaya menyampaikan bahwa pihak Dispar Bali melihat kunjungan dari semua negara termasuk Prancis yang meningkat ini merupakan suatu hal yang baik.

Total kedatangan wisman ke Bali pada Agustus 2026 tercatat mencapai 685.994 kunjungan atau mengalami penurunan 1,69 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, namun jika dikalkulasikan secara tahunan, angka kunjungan pada Agustus 2026 tersebut justru menunjukkan tren yang lebih tinggi dengan peningkatan sebesar 0,46 persen.

Akumulasi kunjungan wisman sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026 di Pulau Dewata sendiri telah mencapai angka 4.586.959 kunjungan, kemudian data sementara menunjukkan kunjungan hingga September menembus 5,2 juta.

Dispar Bali mencatat kondisi kestabilan arus kunjungan wisman tersebut tetap terjaga dengan baik di tengah situasi ekonomi dan keamanan global yang dinamis saat ini.

“Kalau kita lihat secara umum ya baik dari Juli, Agustus kan kondisi wisatawan asing kita stabil, kalau dibandingkan dengan tahun 2025 itu ada peningkatan sedikit, dengan kondisi ekonomi dunia yang sekarang dan kondisi juga keamanan dunia sekarang ini cukup stabil jumlah wisatawan yang hadir ke Bali, dan ini syukur bagi kita bahwa masih bisa kita menjaga orang untuk datang ke Bali,” tutur Sumarajaya.

Target ambisius yang dipatok oleh Dispar Bali total kunjungan wisman hingga akhir tahun 2026 dapat mencapai angka 7 juta atau bahkan lebih seperti capaian tahun sebelumnya.

Untuk itu ia meminta dukungan penuh dari segenap masyarakat dan para pelaku industri pariwisata agar target tersebut dapat terwujud demi keberlanjutan sektor pariwisata daerah

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Kantor Berita ANTARA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here