Kemenham Bali Adakan Doa Lintas Agama Untuk Indonesia

0
2
Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) NTT Wilayah Kerja Bali mengadakan doa yang dipimpin empat rohaniawan lintas agama memaknai peringatan Hari Bakti ke-2 Kementerian HAM Republik Indonesia di Kantor Perbekel Desa Tegal Kertha, Denpasar, Bali pada Rabu (21/10/2026) ANTARA/HO-Kemenham Wilayah Kerja Bali

INFODENPASAR, Denpasar – Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) NTT Wilayah Kerja Bali mengadakan doa yang dipimpin rohaniawan lintas agama untuk keselamatan dan pemulihan Indonesia memaknai peringatan Hari Bakti ke-2 Kementerian HAM Republik Indonesia.

Koordinator Kemenham Wilayah Kerja Bali Anak Agung Gede Ngurah Dalem di Denpasar, Kamis (22/10/2026), mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendoakan keselamatan bangsa sekaligus mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana dan musibah.

“Di balik setiap peristiwa, ada manusia dan keluarga yang membutuhkan dukungan, perhatian, serta kesempatan untuk kembali menata kehidupannya,” ujarnya.

Kegiatan yang bertajuk “Doa untuk Negeri: Harmoni dalam Keberagaman dan Pengabdian bagi Kemanusiaan” itu diadakan di Kantor Perbekel Desa Tegal Kertha, Denpasar, pada Rabu (21/10) yang dipandu empat rohaniwan dari agama Hindu, Islam, Kristen Protestan, dan Katolik, serta diikuti pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pegawai Kemenham Wilayah Kerja Bali.

Menurut Agung Dalem, bencana seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, erupsi, gempa bumi, serta cuaca ekstrem dapat berdampak pada kesehatan, keselamatan, pemenuhan kebutuhan dasar, dan mata pencaharian masyarakat. 

Untuk itu, kepedulian terhadap mereka yang terdampak merupakan bagian dari penghormatan terhadap martabat manusia.

Adapun Desa Tegal Kertha dipilih menjadi lokasi doa karena keberagaman masyarakatnya yang mencerminkan miniatur Indonesia. 

Melalui doa lintas agama itu, Kemenham Wilayah Kerja Bali berharap semangat toleransi dan kerukunan terus terpelihara di tengah perbedaan.

“Kita tidak harus memiliki keyakinan yang sama untuk memiliki kepedulian yang sama terhadap negeri dan sesama manusia,” imbuh Agung Dalem.

Pada peringatan Hari Bakti ke-2 Kementerian HAM RI, menjadi kesempatan untuk merefleksikan pengabdian kepada kemanusiaan melalui tindakan yang berangkat dari kepedulian. 

Dari Desa Tegal Kertha, imbuh dia, doa untuk Indonesia dipanjatkan dengan harapan bangsa ini senantiasa diberi keselamatan, kerukunan, dan kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan. 

Sementara itu, Perbekel (Kepala) Desa Tegal Kertha I Putu Trisnajaya berharap doa bersama lintas agama dapat berlanjut ke desa-desa lain, khususnya di Bali agar semakin banyak masyarakat yang turut mendoakan keselamatan bangsa.

“Dari Desa Tegal Kertha, kami berdoa untuk Indonesia. Semoga seluruh masyarakat senantiasa dalam lindungan Tuhan, saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah diberi kekuatan untuk pulih, dan kesejahteraan rakyat Indonesia semakin baik ke depannya,” ujarnya.

Trisnajaya mengaku bahagia karena desanya dapat berkontribusi memfasilitasi kegiatan yang membawa pesan persatuan dan kepedulian bagi sesama. 

Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama menjadi penguat harapan bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

Kantor Berita ANTARA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here