482.868 Ekor HPR Termasuk Anjing di Bali Sudah Divaksinasi Rabies

0
17
Kepala Distan Pangan Bali Wayan Sunada sampaikan capaian vaksinasi anjing sepanjang 2025, Denpasar, Rabu (4/2/2026). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

INFODENPASAR, Denpasar – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan Pangan) Bali mencatat cakupan vaksinasi hewan penular rabies (HPR) terutama anjing selama 2025 mencapai 482.868 ekor atau 85,35 persen dari total populasi sebanyak 565.737 ekor.

“Kalau angka rabies di Bali itu sudah vaksinasi cakupannya 85,35 persen, cukup bagus itu untuk jumlah populasi hampir 600 ribu ekor anjing,” kata Kepala Distan Pangan Bali Wayan Sunada di Denpasar, Rabu (04/02/2026).

Dari 482.868 ekor anjing yang sudah mendapat vaksin rabies sepanjang 2025, Distan Pangan Bali melihat capaian tertinggi ada di Kabupaten Karangasem.

Sebanyak 96,25 persen anjing di Bali Timur itu telah mendapat suntikan vaksin rabies, sedangkan yang masih rendah adalah Kabupaten Jembrana dengan 64,92 persen.

Sunada menyampaikan yang menjadi tantangan timnya di lapangan adalah maraknya anjing liar yang dilepasliarkan oleh pemilik sehingga sulit divaksin.

Tim Distan Pangan Bali juga harus turun ke jalan mencari-cari anjing liar untuk langsung divaksin, jika tidak maka berpotensi tertular rabies dan menggigit masyarakat yang melintas.

Pemda mendata dari seluruh kabupaten/kota di Bali sebaran HPR sendiri tertinggi di Kabupaten Badung, namun cakupan vaksinasi cukup tinggi mencapai 84,58 persen.

Untuk meningkatkan cakupan vaksinasi pada tahun 2026, Distan Pangan Bali melakukan vaksinasi terjadwal dan melakukan penyisiran dari pintu ke pintu untuk mencari anjing yang belum divaksin.

Sunada menyebut tahun 2026 ini proses vaksinasi sudah kembali berjalan dan diharapkan cakupannya semakin besar guna mencegah penularan rabies apalagi hingga menggigit manusia.

Secara terpisah, Dinas Kesehatan Bali mencatat sepanjang 2025 sebanyak 66.760 orang mengalami gigitan HPR dengan 16 orang di antaranya meninggal dunia akibat tidak datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapat vaksin anti rabies (VAR) manusia.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Kantor Berita ANTARA