78 Perenang Dari 18 Negara Ikuti Kejuaraan Asia Renang Perairan Terbuka di Bali

0
22
Sejumlah peserta beradu kecepatan saat mengikuti Kejuaraan Open Water Swimming di Pantai Falajawa, Ternate, Maluku Utara, Sabtu (11/10/2025). Pangkalan TNI Angkatan Laut Ternate dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan kejuaraan tersebut dengan berbagai kategori, yaitu pelajar 500 meter, umum 100 meter, hingga TNI-Polri 1.000 meter yang diikuti sebanyak 318 peserta dalam rangka HUT ke-26 Provinsi Maluku Utara sekaligus HUT ke-80 TNI.ANTARA FOTO/Andri Saputra/nz

INFODENPASAR, Denpasar – Sebanyak 78 perenang dari 18 negara mengikuti kejuaran renang perairan terbuka atau Asian Open Water Swimming (OWS) Championship 2026 di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.

“Mereka rata-rata terpesona dengan keindahan Pantai Jimbaran dan sebagian dari mereka mulai latihan,” kata Ketua Harian PB Akuatik Indonesia Harlin Erlianto Rahardjo di Denpasar, Bali, Kamis (11/06/2026).

Negara peserta bertambah dari awalnya 17 negara menjadi 18 negara setelah Bahrain  mengirimkan satu orang atlet dan dua ofisial.

Bersama 49 ofisial, total pengikut turnamen ini adalah 127 orang.

Indonesia mengirimkan empat atlet putra dan dua atlet putri dalam kejuaraan yang berlangsung pada 13-15 Juni 2026 di Jimbaran Bay itu.

Mereka menjalani sesi pemanasan, latihan dan uji coba pada 11-12 Juni untuk memastikan siap berlaga di perairan terbuka.

Panitia juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk memastikan  keamanan selama kejuaraan ini.

Ketua Pengurus Provinsi Akuatik Bali Komang Takuaki Banuarta menyatakan seluruh persiapan sudah final.

Kejuaraan ini mencakup kejuaraan utama bagi atlet profesional dan bagi perenang pemula, anggota komunitas olahraga, serta masyarakat umum.

Takuaki mencatat untuk kategori non atlet atau open series diikuti sekitar 300 orang yang 91 orang di antaranya berasal dari Bali.

“Penyediaan fasilitas kami di laut sudah dibantu oleh instansi terkait di Bali, Basarnas, Polairud. Semua persiapan sudah final,” imbuhnya.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

Kantor Berita ANTARA