
INFODENPASAR, Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) bakal disiapkan di Jakarta dan Bali.
Untuk lokasi di Jakarta, Airlangga mengatakan telah tersedia gedung yang akan digunakan. Lokasi tersebut merupakan aset milik Danantara.
“Memang disiapkan satu lokasi di Jakarta, yang gedungnya sudah ada. Ada beberapa tempat disiapkan,” kata Airlangga saat ditemui di Jakarta, Kamis (23/07/2026).
Meski demikian, dirinya belum mengungkapkan lokasi pasti PFII. Pemerintah akan memilih lokasi yang paling siap untuk segera dioperasikan.
“Nanti akan diumumkan kalau semuanya sudah siap. Pertimbangannya mana yang low hanging fruit, yang paling cepat bisa kita dirikan,” ucap dia.
Sementara, untuk lokasi di Bali, Airlangga juga belum merinci titik pastinya. Namun, ia memastikan lahan yang disiapkan di Pulau Dewata itu juga merupakan aset milik Danantara.
Diberitakan sebelumnya, hingga saat ini Airlangga menyampaikan pemerintah masih mengkaji lokasi yang akan menjadi kantor bagi PFII.
Meski belum ada keputusan final saat itu, Bali menjadi salah satu kandidat kuat yang dipertimbangkan.
Bahkan ia sudah melakukan peninjauan langsung bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani ke sejumlah lokasi potensial di Bali.
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Zaenal Abidin
Kantor Berita ANTARA
