Alumni KMHDI Pimpin STAHN Mpu Kuturan

0
259
Ketua Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan ,Dr I Gede Suwindia SAg MA berserta istri memberi hormat pada Menteri Agama RI, Fachrul Razi usia dilantik di Jakarta. (foto Ist).

INFODENPASAR.ID, Jakarta – Pada hari Kamis (23/7/2020) Dr I Gede Suwindia SAg MA dilantik menjadi Ketua Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja (Periode 2020-2024) oleh Menteri Agama RI, Fachrul Razi Kamis (23/7) di Auditorium H Rasyidi Gedung Kementrian.

Hal tersebut disampaikan Presidium FA KMHDI Ketut Udi Prayudi,SE.SH.MH pada INFODENPASAR.ID di Denpasar, Jumat (24/7/2020) di Pesraman Satyam Eva Jayate di Denpasar.

Menurut Udi yang merupakan mantan Ketua KMHDI Bali, yang kemudian digantikan oleh Suwindia ini (masa jabatan 1998-2001), prestasi Suwindia telah membuktikan bahwa kaderisasi di KMHDI berjalan dengan baik dan alumninya berhasil menunjukkan kemampuan diri di kemudian hari, “Karena itu saya merasa bangga. Dan tentunya kebanggaan yang saya wakili dari segenap keluarga besar KMHDI.

Menurut Udi prestasi yang sangat membanggakan di bidang pendidikan agama ini, akan terus berlanjut karena banyak alumni KMHDI sedang dalam posisi baik di masing-masing perguruan tinggi agama Hindu di seluruh Indonesia.

Presidium FA KMHDI Ketut Udi Prayudi,SE.SH.MH

Selain ini, banyak alumni berkiprah di dunia pendidikan formal, sebagai pengusaha, profesional, peneliti, berkarier di BUMN, banker, jurnalis, seniman dan bahkan saat ini di bidang politik sudah banyak yang menunjukan prestasinya seperti Nyoman Parta anggota DPR-RI asal Bali dan I Komang Koeri anggota DPR-RI asal Lampung, Gede Pasek Suardika mantan anggota DPR-RI dan anggota DPD-RI, Agung Adhi Ardhana dan Komang Nova Sewi sama sama anggota DPRD Bali, Kadek Suarjaya dan Ni Ketut Dewi Nadi, ST keduanya anggota DPRD Lampung dan Wakil DPRD Kota Denpasar Made Muliawan Arya.

“Begitu pula banyak yang berkiprah sebagai penyelenggara pemilu di sejumlah daerah dan tiga kali KPUD Bali dipimpin alumni KMHDI, Pertama Lanang Perbawa, Jondra dan kini dipimpin Agung Lidartawan,” jelas Udi yang juga mantan komisioner pemilu Bali dan kita berada dalam posisi sebagai Tim Pemeriksa Daerah Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum Periode 2020-2021 wilayah Bali, “Di kabupaten dan Kota kader KMHDI banyak juga menjadi komisioner penyelenggara pemilu.”  

Menurut Udi, Suwindia berhasil unggul atas dua calon lainnya, yakni Prof I Wayan Winaja MSi dari Universitas Hindu Indonesia (UNHI) dan Dr Drs I Made Ariasa Giri MPd dari STAHN Mpu Kuturan.

Jabatan sebelumnya Suwindia adalah Wakil Rektor di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa.

Dari laman resmi kementrian agama, diberitakan https://kemenag.go.id/berita/read/513747/menag-lantik-tiga-pimpinan-perguruan-tinggi-keagamaan

Selain Suwindia, menteri agama juga melantik Dr Marjoni Imamora MSc sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, Prof Dr Nyayu Khodijah SAg MSi sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Menag Fachrul Razi menegaskan pimpinan perguruan tinggi yang baru dilantik dipilih bukan karena kenal dengan Menteri Agama ataupun Wakil Menteri Agama, melainkan karena dinilai layak dalam menjalankan tugas yang diamanatkan. “Laksanakan tugas dengan baik dan mengemban amanah sebaik-baiknya. Seleksi pimpinan PTKH bebas dari intervensi dan gratifikasi,” tegas Menag Fachrul.

Pewarta : Iwan Darmawan

INFODENPASAR.ID