INFODENPASAR.ID, Denpasar – Dalam beberapa hari belakangan masyarakat dihebohkan dengan fenomena banyaknya ular dan reptil lainnya yang ditemukan di sekitar daerah kota Denpasar. Bahkan banyak ular dan reptil yang berbadan besar. Berdasarkan data yang diperoleh BPBD Kota Denpasar pada Januari 2020 ini sudah tercatat lebih dari 24 kasus penemuan ular dan binatang lainnya, sementara pada Desember 2019 tercatat ada 38 kasus serupa.

“Hal ini disebabkan karena saat ini merupakan awal musim hujan dan musim bertelur dari ular-ular tersebut. Ini juga membuktikan bahwa situasi lingkungan hidup di sekitar Denpasar ini bagus” jelas Sekretaris BPBD kota Denpasar Ardy Ganggas M.For.AIFO Rabu, (30/1/2020). Dia juga menegaskan bahwa “setiap masyarakat jika melihat ular atau biawak jangan dibunuh, lebih baik segera telpon BPBD atau unit yg bersangkutan”.
Berdasarkan penuturan Ardy Ganggas dalam hal ini ular yang ditemukan tidak ada yang dimusnahkan, melainkan diserahkan kepada BKSDA agar kemudian dilepaskan kembali di alam liar. Bahkan ada juga pecinta reptil yang meminta langsung kepada pihak BPBD agar mereka yang mengembalikan ular-ular tersebut ke habitatnya. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga ekosistem agar tetap berjalan. Setiap kegiatan penangkapan ular atau hewan lainnya pihak BPBD selalu melakukan dokumentasi dan mempublishnya lewat medsos, dengan tujuan menjaga akuntabilitas BPBD bahwa setiap hewan yang ditangkap tidak ada yang mati.
BPBD juga siap 24 jam untuk bergerak jika menerima laporan ada ular atau hewan lainnya yang sekiranya mengganggu. Dengan hal tersebut bagi masyarakat yang menemukan ular atau hewan lainnya dapat segera menghubung BPBD pada nomor 112 atau (0361) 223333.
Pewarta : Eka Widya Putra

bukan karna lingkungan didenpasar bagus, tapi tempat tinggal mereka sudah hampir tidak tersedia, percuma walaupun nanti dilepas dialam liar kembali jika disana pun rantai makanan mereka sudah terputus mau tdk mau dy ttp akan mencari makan dipemukiman warga yang menyediakan segalanya untuk dikonsumsi mau itu ayam ternak atau tikus2 got
Comments are closed.