Gubernur Koster Ajak Pelaku Wisata Dukung Langkah Pemprov Bali Cari Bantuan Pusat

0
24
Gubernur Bali Wayan Koster minta pelaku usaha pariwisata dukung langkahnya minta pemerintah pusat bantu pembangunan infrastruktur, Denpasar, Rabu 18/2/2026. (ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari)

INFODENPASAR, Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster meminta pelaku usaha pariwisata di Bali mendukung langkahnya mencari bantuan pemerintah pusat dalam penganggaran pembangunan infrastruktur.

“Saya mengajak semua pelaku usaha terutama sekali usaha pariwisata karena paling berkepentingan dengan infrastruktur itu agar mendukung, jangan merecoki, ini berkaitan dengan masa depan Bali,” kata Koster dalam Bali Economic Investment Forum (BEIF) di Denpasar, Rabu (18/02/2026).

Ia menjelaskan, saat ini yang dilakukan Pemprov Bali adalah menjajaki sejumlah kementerian meminta tambahan alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur.

Selama ini untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia, alokasi APBN bersifat normatif, tanpa memperhitungkan spesifik kebutuhan wilayah, seperti Bali yang merupakan daerah wisata unggulan.

“Kita tidak minta menjadi daerah wisata, tapi secara alami Bali menjadi daerah wisata dan berkontribusi terhadap Indonesia, jadi kita jangan dibiarkan, karena kita tidak mampu membangun infrastruktur skala besar hanya dengan menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah),” ujar Koster.

Sejumlah persoalan yang dihadapi Bali berkaitan dengan pembangunan adalah maraknya alih fungsi lahan pertanian yang mencapai 700 hektare per tahun, masalah sampah, kemacetan, air bersih, energi, dan kesenjangan infrastruktur.

Ini menjadi ancaman terutama bagi sektor pariwisata karena Bali akan mengalami kerusakan ekosistem dan penurunan kualitas.

“Kalau tidak didukung APBN akan menurun terus, kalau sudah macet, sampah, masalah air, makin menurun daya saingnya, berkurang orang ke Bali, mungkin akan pergi ke Malaysia, Thailand, pelaku usaha pariwisata disini tidak bisa senyum lagi nanti,” kata Gubernur Bali.

Pemprov Bali sendiri tidak sekadar meminta bantuan pemerintah pusat, Koster melakukan pendekatan dengan membeberkan data capaian Provinsi Bali.

Sepanjang 2025 Bali mencatat pertumbuhan ekonomi 5,82 persen atau tertinggi kelima di Indonesia, hanya kalah jika disandingkan dengan provinsi yang memiliki tambang, emas, dan nikel.

Bali sendiri unggul berkat pariwisata, upaya kolektif antara masyarakat, pelaku usaha pariwisata, dan pemerintah.

Selama 2025 jumlah wisatawan mancanegara yang masuk Pulau Dewata mencapai 7,050 juta kunjungan atau 45,8 persen dari total wisman ke Indonesia yang sebanyak 15,39 juta.

Jika 2024 saja Bali menyumbang devisa pariwisata Rp167 triliun berkat 6,3 juta wisman, maka Koster meyakini jumlah kontribusi Bali akan lebih tinggi pada 2025.

Angka ini terus digaungkan Gubernur Koster ke pemerintah pusat sebagai landasan perlunya melanjutkan pembangunan infrastruktur Bali demi mendukung sektor pariwisata.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Zaenal Abidin

Kantor Berita ANTARA