Gubernur Koster Ingin Bartender Arak Bali Ulang Kesuksesan Dengan Menang Kompetisi di Polandia

0
10
Gubernur Bali Wayan Koster temui generasi muda bartender arak bali jelang perlombaan di Polandia, Denpasar, Rabu (28/10/2026) (ANTARA/HO-Pemprov Bali)

INFODENPASAR, Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menginginkan tiga bartender arak bali sukses mengulang prestasi internasional pada ajang Food Town Flair Challenge IV di Polandia setelah meraih predikat juara kedua dunia di Las Vegas, Amerika Serikat.

“Keikutsertaan tiga bartender Bali dalam Food Town Flair Challenge IV di Polandia diharapkan dapat melanjutkan capaian positif yang telah diraih di Las Vegas,” kata Koster dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Rabu (28/10/2026).

Hal ini disampaikannya saat menerima para bartender yang membahas kesiapan tiga generasi muda itu menuju kompetisi di Polandia pada 18–19 November 2026.

Tiga bartender yang dijadwalkan berangkat pada 16 November 2026 tersebut yaitu Gede Rico Hardiana Widnyana, I Wayan Eka Darmawan, dan I Kadek Suniantara.

Gubernur Koster menilai keikutsertaan generasi muda dalam kompetisi dunia merupakan peluang strategis mempromosikan produk lokal secara kreatif.

“Seni meracik minuman serta flair bartending dapat menjadi sarana efektif memperkenalkan arak bali dengan tetap mengangkat karakter dan nilai budaya lokal,” ujar Koster.

Sebelumnya, Gede Rico Hardiana Widnyana meraih juara kedua dunia pada ajang The TDuB World Championship-Grand Finals di Las Vegas pada 4–5 Oktober 2026 lalu.

Ajang Grand Slam World Flair Association yang diikuti 33 peserta dari 18 negara tersebut mengantarkan Rico membawa pulang sabuk perak dan hadiah 4.000 dolar AS.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali atas dukungan, doa, dan support yang diberikan sehingga saya bisa berangkat ke Las Vegas, berkat dukungan bapak gubernur, mimpi saya bisa terwujud,,” kata Rico.

Rico menegaskan komitmennya untuk terus mempopulerkan produk lokal di tingkat internasional melalui seni meracik minuman.

“Semangat untuk anak muda, karena Bali itu keren, arak bali, local to global,” sambung Rico.

Di Las Vegas, Rico dan Eka Darmawan juga memanfaatkan kesempatan meracik minuman berbahan arak bali pada kegiatan amal.

Empat botol racikan arak lokal berhasil dilelang senilai 400 dolar AS atau sekitar Rp7,22 juta untuk disumbangkan.

Pendiri Doctorbar Gede Ngurah Udayana menambahkan bahwa keikutsertaan bartender Bali di Las Vegas tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan arak bali melalui pertunjukan keterampilan meracik minuman dan kegiatan sosial.

Penggunaan arak bali dalam mixology moderen membuktikan potensi besar produk tradisional Bali untuk bersaing di panggung dunia.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Ardi Irawan

Kantor Berita ANTARA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here