Mendikdasmen Berkunjung ke DEF 2025, Dukung Terwujudnya 7 Kebiasaaan Anak Indonesia Hebat

0
26
Mendikdasmen dalam pembukaan Denpasar Education Festival, Kamis (08/05/2025) (Ist)

INFODENPASAR, Denpasar (08/05/2025) – Kota Denpasar sebagai kota yang maju dan berdaya saing terus berkomitmen untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter. Pendidikan yang berkualitas tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memperhatikan kesehatan fisik, mental, serta keseimbangan gizi bagi peserta didik dan masyarakat.

Oleh karena itu, DEF 2025 hadir dengan tema “Denpasar Hebat, Indonesia Kuat”, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Denpasar Education Festival (DEF) merupakan wadah bagi para pendidik, siswa, dan masyarakat umum untuk mengembangkan wawasan serta kreativitas dalam berbagai bidang pendidikan. Penyelenggaraan DEF 2025 bertujuan untuk menciptakan ruang edukatif, inspiratif, dan inovatif dalam bidang literasi, seni, kesehatan, dan apresiasi pendidikan, yang diisi dengan berbagai kegiatan seperti pameran pendidikan, book fair, pentas seni, berbagai lomba, dan senam bersama. Istimewanya, terdapat pameran dari anak-anak berkebutuhan khusus, yang diharapkan menjadi sarana saling berinteraksi, belajar berwirausaha, dan melayani dengan senyum.

Dengan diikutsertakannya sahabat difabel dalam kegiatan seperti ini dapat memberikan pengalaman bagi mereka untuk mandiri sehingga bisa menjadi wirausaha. Dengan mengusung tema “Denpasar Hebat, Indonesia Kuat”, kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik, tenaga pendidik, serta masyarakat dalam meningkatkan budaya literasi, mengekspresikan kreativitas, menjaga kebugaran tubuh, serta mengapresiasi dedikasi insan pendidikan dalam menciptakan generasi unggul yang sehat dan berkarakter.

Denpasar Education Festival (Ist)

Dalam kesempatan tersebut, Dr. I Wayan Surata, S.Pd., M.Pd, Kepala Balai GTK Provinsi Bali, menghadiri kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang secara resmi membuka acara Denpasar Education Festival (DEF) 2025, berlokasi di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Bali. Acara yang berlangsung dari 7 s.d. 9 Mei ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025. Acara pembukaan ini didampingi oleh Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja, dan General Manager Consumer Business Telkomsel Regional Bali Nusa Tenggara Mulyadi Indra, bersama Kadisdikpora Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama, yang ditandai dengan pemukulan alat musik khas Bali sebagai simbol dimulainya festival. Turut hadir pula Kepala OPD di wilayah Kota Denpasar, Kadisdik Kabupaten/Kota, Kepala UPT Kemendikdasmen, GTK dari satuan Pendidikan TK, SD, SMP, dan SPK, serta para mitra Pendidikan.

Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menyampaikan bahwa Kota Denpasar telah mengembangkan “10 Inovasi Teknologi” dan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang telah diujicobakan di sejumlah sekolah dengan harapan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Hal itu dikuatkan oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang menegaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang mengedepankan keseimbangan antara pendidikan, budaya, dan perkembangan teknologi.

Mendikdasmen dalam pembukaan Denpasar Education Festival, Kamis (08/05/2025) (Ist)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengapresiasi penyelenggaraan Denpasar Education Festival 2025 sebagai contoh kolaborasi nyata berbagai pihak dalam membangun ekosistem pendidikan yang tangguh dan adaptif. Ia menilai inisiatif Kota Denpasar melalui program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” sebagai upaya konkret dalam pembentukan karakter. Oleh karena itu, Abdul Mu’ti menganggap kolaborasi dalam festival ini patut dijadikan model pembangunan pendidikan bermutu yang bisa dicontoh oleh daerah lain.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menyampaikan pendidikan adalah proses untuk mengembangkan fitrah manusia sebagai mahluk pendidikan (homo educandum) yang dengannya manusia dapat mengembangkan berbagai potensi sebagai anugerah Tuhan. “Kemendikdasmen berusaha untuk meletakkan dasar-dasar pendidikan yang melibatkan berbagai kebijakan menyangkut tata kelola, penguatan kualitas guru, dan penguatan pendidikan karakter sebagai fondasi dalam kita membangun arah baru Pendidikan.”, tambah beliau. Berbicara mengenai pendidikan, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menegaskan pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang berkesinambungan yang kita laksanakan dalam rangka membangun karakter dan peradaban bangsa. Dalam era disrupsi yang sekarang telah menjadi bagian dari kehidupan masa kini, Indonesia memerlukan generasi yang tangguh, kuat, dan memiliki agility. Generasi dengan agility adalah generasi yang memiliki kemampuan untuk  bisa beradaptasi dengan berbagai macam perubahan. Memiliki kekuatan jasmani, intelektual, spiritual, dan moral. 

DEF 2025 diharapkan dapat memberikan motivasi bagi GTK, murid, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk membiasakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua. Di akhir sambutannya, beliau mengapresiasi Denpasar Education Festival sebagai sebuah sarana, yang tidak hanya menunjukkan bagaimana kolaborasi itu terjadi, tetapi juga menjadi ajang murid dapat memiliki ruang untuk berekspresi, ruang untuk berkreasi. Acara pembukaan diakhiri dengan penyerahan apresiasi pendidikan, penyerahan cinderamata, peresmian aplikasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan foto bersama para undangan. (Ist)