Mendikdasmen Terima Surat Terima Kasih Untuk Presiden Dari Murid di 3T

0
9
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti (kanan) di Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara pada Jumat (19/6/2026) berfoto bersama murid bernama Nasya Losefa Zega yang menulis surat Kemendikdasmenungkapan terima kasih untuk Presiden Prabowo Subianto. ANTARA/HO-Humas Mendikdasmen/pri

INFODENPASAR, Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menerima surat ungkapan terima kasih dari murid di Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara kepada Presiden berkat kehadiran Pemerintah dalam membangun pendidikan di wilayah 3T.

Mu’ti mengatakan surat yang ditulis tangan oleh murid bernama Nasya Losefa Zega itu berjudul “Surat Cinta untuk Pak Presiden”.

“Bagus sekali. Nanti surat ini akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Mendikdasmen Mu’ti dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Sabtu (20/06/2026).

Ia mengatakan surat itu menyampaikan rasa syukur yang tulus dari murid-murid atas perhatian Pemerintah terhadap pembangunan pendidikan di wilayah terpencil di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Nasya bercerita sekolahnya kini telah mengalami perubahan yang membuat kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan.

Renovasi sekolah dan kehadiran Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) membuka pengalaman baru bagi dirinya dan teman-teman.

“Terima kasih, Bapak Presiden. Sekolah kami sekarang sudah direnovasi dan kami belajar menggunakan Papan Interaktif Digital. Saya senang sekali bisa belajar bersama teman-teman,” kata Nasya.

Bagi anak-anak di daerah 3T, ia mengatakan perubahan tersebut bukan sekadar tambahan fasilitas.

Kehadiran sarana belajar yang lebih baik menghadirkan semangat baru dan membuat Nasya dan teman-teman merasa tidak tertinggal dari anak-anak di daerah lain.

Ia pun berjanji akan terus rajin belajar, menghormati guru, dan menyayangi teman-temannya untuk menggapai cita-citanya yang mulia menjadi seorang guru.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Nurul Hayat

Kantor Berita ANTARA