Menyadari Peran Krusial Para Laboran, BGP Bali Undang 100 TLS Untuk Pelatihan

0
55
Kepala BGP Provinsi Bali, Dr. I Wayan Surata, S.Pd, M.Pd. saat Pelaksanaan Diklat Peningkatan Kompetensi Tenaga Laboratorium Sekolah (TLS) Provinsi Bali (Ist)

INFODENPASAR, Denpasar – Tenaga laboratorium sekolah merupakan guru atau tenaga kependidikan yang bertugas memberikan dukungan layanan dalam kegiatan praktikum di sekolah pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah menjelaskan bahwa tenaga laboratorium sekolah/madrasah mencakup kepala laboratorium sekolah/madrasah, teknisi laboratorium sekolah/madrasah, dan laboran sekolah/madrasah. Untuk dapat diangkat sebagai tenaga laboratorium sekolah/madrasah, seseorang wajib memenuhi standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah yang berlaku secara nasional. 

Namun, saat ini masih banyak Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah belum memahami terkait Standar Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah dan mengimplementasikan di satuan pendidikan. Untuk itu, guna meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan selalu berupaya meningkatkan kompetensi dari pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di provinsi Bali, BGP Provinsi Bali akan melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi dengan melibatkan Tim Narasumber yang berkompeten pada bidangnya yang berhubungan dengan Tugas dan Fungsi Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah. Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah yang dilaksanakan selama 32 Jam Pelajaran secara tatap muka, dari tanggal 11 s.d. 14 Juni 2024. Bukan hanya Laboran IPA, peserta yang hadir juga bertugas sebagai Laboran Bahasa, Elektro, Farmasi, dan lain sebagainya.

Peserta Diklat Peningkatan Kompetensi Tenaga Laboratorium Sekolah (TLS) Provinsi Bali (Ist)

Setelah melaksanakan Diklat Peningkatan Kompetensi Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) Provinsi Bali, tanggal 3 s.d. 6 Juni 2024 lalu, Kepala BGP Provinsi Bali, Dr. I Wayan Surata, S.Pd, M.Pd., didampingi Ketua tim kerja Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan, selaku penanggungjawab kegiatan kembali hadir untuk membuka kegiatan Diklat Peningkatan Kompetensi Tenaga Laboratorium Sekolah (TLS) Provinsi Bali, Selasa sore ini (11/06/2024), bertempat di Arjuna Ballroom, Quest Hotel San Denpasar.

Dalam arahannya, beliau menyampaikan salam perkenalan kepada undangan yang hadir, “Peran tenaga laboratorium sekolah dalam kebijakan Merdeka Belajar sangatlah krusial. Tidak hanya mendukung aspek teknis dari pembelajaran berbasis laboratorium, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan kompetensi siswa.”, ujar beliau. Agenda perdana ini adalah bukti nyata dari perhatian BGP Bali terhadap peningkatan kompetensi GTKPL di Provinsi Bali, “Dengan bimbingan yang tepat dari tenaga laboratorium, siswa dapat mengembangkan keterampilan praktis dan pemahaman mendalam tentang konsep-konsep ilmiah.”, tegas Kepala Balai Guru Penggerak sebelum akhirnya membuka kegiatan secara resmi. 

Peserta Diklat Peningkatan Kompetensi Tenaga Laboratorium Sekolah (TLS) Provinsi Bali (Ist)

Peserta yang diundang adalah tenaga laboratorium sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bali, dengan total sebanyak 100 orang. Selepas mengikuti kegiatan selama 4 (empat) hari, diharapkan tenaga laboratorium sekolah, dapat mulai tergerak dan terlibat, meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan agar tenaga laboratorium sekolah dapat melaksanakan tugas mereka dengan lebih efektif dan efisien. Profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas sebagai laboran, tidak hanya mendukung aspek teknis dari pembelajaran berbasis laboratorium, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan kompetensi siswa, kolaborasi dengan guru, dan peningkatan kualitas pendidikan. Dengan demikian, tenaga laboratorium menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, inovatif, dan efektif. (Ist)