Pemkot Denpasar Ingin Budaya Literasi Tumbuh Kuat di Kalangan Muda

0
15
Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa saat menghadiri ajang kreatif Denpasar Cerita di Graha Yowana Suci Denpasar, Minggu (23/11/2025). ANTARA/HO-Humas Pemkot Denpasar

INFODENPASAR, Denpasar – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Bali, menginginkan ajang kreatif, seperti Denpasar Bercerita, mampu mendorong budaya literasi bertumbuh kuat di kalangan anak muda kota itu.

Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa saat menghadiri ajang kreatif Denpasar Cerita di Graha Yowana Suci Denpasar, Minggu (23/11/2025), mengatakan budaya literasi sangat penting untuk mewujudkan generasi muda yang memiliki wawasan luas, memacu kreativitas, hingga pada akhirnya menghasilkan SDM Kota Denpasar yang berkualitas.

Lebih dari pada itu, kata dia, generasi muda dapat membentuk ekosistem literasi.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan semangat literasi di kalangan generasi muda, terutama dari komunitas kreatif. Hal ini mendorong budaya literasi yang akan bertumbuh kuat di Kota Denpasar,” ucap Ayu Kristi.

Sementara itu Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Denpasar A.A. Ngurah Mahendra Putra menjelaskan Denpasar Bercerita adalah langkah penting dalam upaya memperkuat ekosistem literasi dan memperluas ruang ekspresi kreatif dalam menuturkan kisah, pengalaman, serta memori kolektif tentang Kota Denpasar melalui medium sastra, khususnya cerita pendek.

Program tersebut diinisiasi Pemkot Denpasar melalui Dispar Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, berkolaborasi dengan Badan Kreatif (BKRAF) Denpasar, Penerbit Partikular, serta komunitas visual artist dari Darklab.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi titik temu bagi para penulis, pembaca, pemerhati budaya, dan masyarakat luas. Semoga dari sini lahir karya-karya yang tidak hanya indah, tetapi juga merekam spirit Denpasar sebagai kota inklusif, kreatif, dan berdaya saing” ujar Mahendra Putra.

Dia menyebutkan ajang tersebut diikuti 200 lebih peserta yang mendaftarkan sudut pandang melalui kisah, pengalaman, serta memori kolektif tentang Kota Denpasar melalui medium sastra, khususnya cerita pendek.

“Pendaftaran karya via online ini dimulai sejak 19 September hingga ditutup pada 31 Oktober 2025. Setelah itu dipilih 10 besar pemenang, untuk selanjutnya karya-karya ini dimasukkan menjadi satu buku kumpulan cerita pendek berjudul Denpasar Denpasar,” katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi semangat para peserta untuk berbagi cerita. Ia juga berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi tumbuhnya lebih banyak penulis dan karya sastra dari Kota Denpasar.

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Widodo Suyamto Jusuf

Kantor Berita ANTARA