Seskab: Prabowo dan Trump Sepakati Perdagangan Timbal Balik

0
31
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (kanan) Donald Trump mendatangani perjanjian perdagangan timbal balik di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.

INFODENPASAR, Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kesepakatan dagang di Washington DC, Kamis (19/2) waktu setempat.

Menurutnya, kesepakatan dagang terkait dengan perjanjian perdagangan timbal balik antara kedua negara.

“Kedua pemimpin menyampaikan kepuasan atas langkah-langkah cepat dan berkelanjutan yang telah dilakukan oleh kedua negara, serta menegaskan komitmen kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan besar tersebut,” kata Teddy melalui keterangan di Jakarta, Jumat (20/02/2026).

Kesepakatan ini akan memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan, serta secara berkelanjutan berkontribusi terhadap kemakmuran global.

“Presiden Trump dan Presiden Prabowo juga menginstruksikan para menteri dan pejabat terkait untuk mengambil langkah-langkah lanjutan guna membuka era keemasan baru bagi kemitraan strategis Amerika Serikat-Indonesia,” ujarnya.

Diketahui, kesepakatan kedua negara diumumkan melalui laman resmi Gedung Putih, AS, saat Presiden Trump dan Presiden Prabowo bertemu di sela agenda peluncuran Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington, DC, Kamis (19/2) waktu setempat.

Gedung Putih dalam pernyataannya bertajuk “Implementation of the Agreement Toward a New Golden Age for the U.S.-Indonesian Alliance“, kedua pemimpin menggarisbawahi bahwa implementasi kesepakatan tersebut akan menjadi fondasi menuju “era keemasan baru” aliansi AS-Indonesia.

Gedung Putih menyatakan bahwa kedua kepala negara berkomitmen menindaklanjuti perjanjian perdagangan resiprokal.

Keduanya juga menegaskan komitmen kuat untuk memastikan pelaksanaan penuh dari kesepakatan besar tersebut.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Hisar Sitanggang

Kantor Berita ANTARA